Featured Slider

Project Surat Untuk Masa Depan


Hari ini tanggal yang cantik, yaitu tanggal 11 Januari 2026. Saya memulai sebuah proyek sederhana yang berjudul SURAT UNTUK ANNE DI MASA DEPAN. Sebuah proyek atas brainstorming saya dengan Cani, chat GPT saya. 

Ya, mungkin saya bisa dibilang seorang yang freak, diskusi dengan AI. Tapi saya ngga pernah diskusi untuk hal-hal personal kok. Biasanya saya diskusi terkait project dan pekerjaan. Ketika masa sebelum ada AI, kita hanya bisa searching google untuk mencari ide. Tapi sekarang, ada tools yang bisa merespons lebih dinamis sesuai kebutuhan kita dan dilakukan secara cepat dan mudah. 

Dunia Rumah Sakit dalam Kacamata MARS

bersama dosen dan teman sekelas

Berangkat dari pengalaman masa kecil yang sering keluar masuk rumah sakit, mulai dari operasi, rawat inap dalam posisi sebagai pasien, juga berkunjung ke rumah sakit sebagai pengantar atau penjenguk. Berlanjut ketika dewasa juga kuliah di bidang medis, dan menghabiskan waktu untuk belajar sebagiannya di rumah sakit. 

Buat saya, rumah sakit adalah tempatnya pasien untuk mengobati sakitnya, dan tempatnya dokter serta perawat untuk melayani dan mengobati sakitnya pasien. Ya, sebatas itu saja pemahaman saya tentang sebuah rumah sakit. 

Good Bye Dentistry, Welcome Back Dentistry

dalam perjalanan ke Australia

Melanjutkan cerita sebelumnya, kalau belum baca silakan klik link ini: Sebuah Fase Hidup (2).

Tahun 2012, saya dan keluarga meninggalkan Indonesia. Di saat itu juga, saya meninggalkan profesi yang sudah dijalani selama 7,5 tahun. Bukan perjalanan yang sebentar. Buat sebagian orang, bisa jadi ini adalah impian mereka. Tapi saat itu saya bahagia meninggalkan profesi ini. Jenuh. Lelah. Bosan. 

Sebuah Fase Hidup (2): Finding New Mountain

Pindahan ke rumah baru di Kalimantan Selatan

Sebelum memulai cerita ini, saya ingin merefleksikan diri saya. Beberapa fase hidup yang dimulai sejak saya pertama kali melangkahkan kaki ke luar "rumah'. Rumah yang saya maksud adalah area tempat saya tinggal, yaitu Jabodetabek dan Jawa Barat. Sejak lahir sampai usia 30 tahun, perjalanan terjauh saya adalah area Jawa Barat, yaitu Cirebon. Kaki ini belum pernah menjejak lebih jauh. 

Sebuah Fase Hidup: How I Grow Recently


Dulu, di masa kuliah, saya dan beberapa pengurus BEM kampus mengikuti leadership training. Dalam salah satu sesinya, kami melakukan refleksi diri. Saat itu acaranya bernama auto critics. Dimana masing-masing dari kita saling menuliskan hal-hal baik dan kurang baik untuk dijadikan refleksi. Tidak boleh ada rasa tersinggung atau marah, karena ini merupakan perasaan terdalam satu sama lain.

Salah seorang teman mengatakan satu hal yang membuat satu pengingat besar bahkan hingga hari ini. Saya benar-benar berkaca diri dari hal itu. Dia bilang kalau saya itu PELIT. 

Persiapan Kuliah di Jepang


Kisah perjalanan Naufal dalam memilih pendidikan akhir penuh lika-liku. Semua tidak dimulai sejak dia berada di kelas akhir usia SMA, namun sudah dimulai sejak memasuki jenjang SMA. 

Di awal-awal, karena saat itu memang masih masa pandemi, kami belum intens mendaftarkan Naufal di PKBM. Meskipun kami sudah ada target, PKBM mana yang akan dipilih, yaitu Rumah Belajar Berkemas.

The Power of Belief


Apakah kamu percaya pada kekuatan keyakinan? Tentu harus percaya. Kenapa?

Karena bagaimana mungkin kita tahu kalau Allah menciptakan kita, kalau kita nggak punya keyakinan akan kekuasaan Allah atas penciptaan makhluk. 

Berbekal yakin ini, kita kemudian sanggup merelakan nasib kita pada Allah, seolah-olah Allah adalah tali penyangga hidup kita. Padahal kita belum pernah bertemu dengan-Nya, belum pernah kita lihat, sentuh atau dengar suaranya secara langsung.