Showing posts with label australia. Show all posts

Perjalanan Emerald - Sydney yang Luar Biasa


Perjalanan panjang ini dimulai dari sebuah kota kecil bernama Emerald, yang terletak di Central Queensland. Kota tempat kami tinggal selama lebih dari satu tahun terakhir. 

Rencana melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi lintas negara bagian ini memang sudah cukup lama. Namun kami menunggu waktu yang tepat dan kami juga lebih siap.

Saat itu adalah awal musim semi, ketika weather forecast mulai memberitakan bahwa cuaca mulai hangat, meskipun cuaca di Emerald sudah mulai hangat sejak akhir musim dingin. Namun karena kami akan menuju ke belahan bumi Selatan, sepertinya kondisinya berbeda. Karena semakin ke Selatan maka kita akan semakin menjauhi garis tropis dan mendekati Kutub Selatan. Maka udaranya akan semakin dingin.

Kenalan dengan Emerald, Kota Kecil dan Tenang di Central Queensland

salah satu icon kota Emerald, Railway Train yang bersejarah

Sebelumnya, saya belum pernah mendengar kota Emerald. Buat kita yang tinggal jauh dari negeri Kanguru ini, tentunya yang kita hapal adalah kota-kota besarnya ya, seperti Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth, Canberra, Adelaide atau Darwin.  Ketika mendengar kabar kami akan pindah ke kota ini, saya kaget. 

Harapan saya, kami bisa pindah ke salah satu ibukota negara bagian, yaitu salah satu kota yang saya sebut di atas. Namun ternyata, lokasi tambang batubara justru sebagian besarnya berada di kota kecil, jauh di pelosok dan jauh dari keramaian kota. 

A Beautiful Mess

Catatan tahun 2013, sebelum kami menjadi praktisi homeschooling secara resmi...

Homeschooling belum lagi dimulai. Tapi anak-anak udah antusias memulainya lebih cepat. Padahal masih memasuki minggu terakhir Term 4, yang artinya tahun ajaran sebentar lagi baru selesai. Memang, mereka sudah pengin memulai HS sejak pekan pertama libur panjang summer ini. Ternyata baru sampai weekend, mereka sudah nagih bikin homeschooling. Mungkin karena kesan mereka tentang kegiatan homeschool pada liburan Term 3 lalu begitu menyenangkan.

Hari Pertama Sekolah


Ketika kami tiba di Emerald, rumah yang sedianya akan kami tempati ternyata belum siap. Penghuni sebelumnya belum beres pindahan. Jadi kami harus menunggu dengan tinggal di sebuah kabin untuk sementara. Nama kabin itu adalah Emerald Cabin & Caravan Village. Sebuah penginapan yang berbentuk kabin dan juga menyediakan area luas bagi traveler yang memiliki karavan untuk stay di sana. 

Louisa dan Luigi, Piaraan Pertama Anak-anak


Usia mereka terpaut satu minggu. Louisa umurnya  5 minggu dan Luigi 4 minggu, pada saat itu. Badan mereka masih imut-imut, lucu. Senang dielus dan digendong.

Awal mereka sampai di rumah kami, mereka pendiam sekali. Terutama Luigi, yang lebih pemalu dari pada Louisa. Anak-anak yang sudah lama kepingin punya hewan piaraan, menyambut suka cita kedatangan Luoisa dan Luigi.

Liburan Bebas Bete dan No Gadget

Pernah bingung ketika menghadapi liburan sekolah anak-anak?

Ini adalah problem rutin setiap akan menghadapi liburan term 4 bulanan. Membayangkan anak-anak gabut selama dua pekan di rumah, dan ujung-ujungnya kepingin lihat screen terus, jadi bikin khawatir juga. Biasanya kami punya agenda liburan ke luar kota. Namun ada kalanya, kami nggak punya rencana apa-apa dan hanya di rumah saja. 

Gem Fossicking di Central Queensland

Central Queensland adalah area yang dekat dengan lokasi pertambangan. Oleh karena itu suami juga ditugaskan ke area ini. Banyak tambang yang masih beroperasi, seperti tambang batubara, nickel, emas, tembaga dan lain-lain. Namun, ternyata banyak juga tambang yang sudah tidak beroperasi. Salah satunya adalah Gemfields, Miners Heritage yang letaknya tersebar di beberapa kota kecil di Central Queensland. 

On the Way to Gold Coast, We're Not There Yet


Tujuan akhir perjalanan kami adalah Brisbane. Jaraknya dari kota MacKay sekitar 10 jam perjalanan (900an kilometer), sehingga di perjalanan kami sempat singgah di beberapa kota kecil untuk istirahat, ke toilet dan makan siang.

Namun, kami urung langsung menuju Brisbane, melainkan ingin menginap di Gold Coast dan menghabiskan beberapa hari di sana. Karena banyak wahana menarik yang bis akita datangi, seperti Sea World, Dreamworld dan Warner Bros Movie World.

Menikmati Kota Pesisir, MacKay

 


“Are we there yet?” Pertanyaan ini masih muncul dari mulut si bungsu. Nggak bosen-bosen, ya? ;p

Dan saya selalu bilang, “We nearly get there, honey.”

Lalu dia akan bertanya lagi. “Are we at MacKay?”

Kepinginnya memang menjawab, iya kita sudah sampai. Tapi sayangnya MacKay masih beberapa ratus kilometer lagi.

Are We There Yet?

 

tujuan akhir perjalanan, Brisbane dan Gold Coast

Pertanyaan ini keluar dari mulut anak saya entah berapa puluh kali dalam seminggu kemarin. Saking panjangnya perjalanan yang kami tempuh, melintasi barisan kota dan kondisi alam yang berbeda. Lelah tentunya, tapi menikmati lukisan alam penuh warna ini sungguh menyenangkan dan mengalirkan kalimat tasbih yang tanpa henti.

Tepatnya hari Minggu, hari masih pagi. Matahari belum menampakkan diri dengan sempurna. Jarum jam sudah berputar menuju angka 7. Hari itu musim dingin, matahari datang lebih lambat dibanding pada musim lainnya.

Hiking di Carnavon Gorge, Pengalaman Adventure yang Luar Biasa


Perjalanan melalui jalan lurus, bebas hambatan dan lalu lintas yang sepi, bukan hal yang aneh di Australia. Apalagi di daerah outback tempat tinggal saya. Berjarak lebih dari 900 km dari Brisbane, menuju garis Capricorn, di batas area tropis dan subtropis.

Jauh dari keramaian kota, bukan berarti tidak bisa jalan-jalan. Hanya saja, tujuan wisata kami bukan tempat perbelanjaan atau area wisata yang penuh gemerlap lampu. Melainkan wisata alam dan petualangan.

Langkah Pertama di Benua Merah

Saat pertama kali kami tiba di Australia, kami tiba di Internasional Sydney Airport. Rasanya gimanaaaa gitu saat pertama kali menginjakkan kaki di benua Australia. Berasa mimpi. Meski badan lelah dan lusuh, anak-anak juga kelihatan capek banget setelah menempuh 9 jam perjalanan. Tapi kami excited.

Saat itu bandara dipenuhi pengunjung. Kami datang di bulan Januari, saat orang-orang mengakhiri liburan musim panas mereka. Banyak orang traveling dari luar negeri. Dan Australia sebagai negara multikultural terlihat sekali, dari beragamnya suku bangsa yang ada di bandara saat itu.

Rumah Singgah Pertama di Emerald

 


Saya masih ingat baunya saat pertama kali masuk ke tempat itu. Tiap rumah/kamar punya bau khas, bukan? Entah dari furniturnya, pengharum ruangannya, lantainya atau spreinya. Luas ruangan itu hanya kira-kira 35-40 meter persegi. Ada satu ruangan saja yang terpisah, yaitu kamar mandi. Selebihnya merupakan satu kamar besar serupa studio, tanpa sekat.

Di sepertiga tengah ruangan terdapat satu buah tempat tidur besar ukuran queen. Ada rel gorden sepeti rumah sakit di atas tempat tidur yang bisa menutupi seluruh area tempat tidur utama itu. Dua bed side tables di kanan kirinya dihiasi lapu tidur sederhana dan sebuah electrical alarm clock.

Perjalanan Panjang

bersama para sepupu sebelum meninggalkan tanah air
Tahun 2011...

Kami meninggalkan kota tempat tinggal kami selama 3 tahun terakhir. Sejak 2008, saya dan anak-anak pindah ke kota ini, Tabalong di provinsi Kalimantan Selatan, untuk menyusul suami yang ditugaskan di sana. Rencana yang kami susun untuk tinggal paling lama 6-7 tahun di sana sampai Naufal lulus SD, ternyata berubah. 

Qadarullah, Allah menuntun kami untuk kembali menjelajah buminya. Di akhir tahun 2011 inilah kami pindahan. Transit sebentar ke Bandung untuk persiapan lokasi dan sebagainya, untuk kemudian pindah selengkapnya di awal tahun 2012.