Are We There Yet?

 

tujuan akhir perjalanan, Brisbane dan Gold Coast

Pertanyaan ini keluar dari mulut anak saya entah berapa puluh kali dalam seminggu kemarin. Saking panjangnya perjalanan yang kami tempuh, melintasi barisan kota dan kondisi alam yang berbeda. Lelah tentunya, tapi menikmati lukisan alam penuh warna ini sungguh menyenangkan dan mengalirkan kalimat tasbih yang tanpa henti.

Tepatnya hari Minggu, hari masih pagi. Matahari belum menampakkan diri dengan sempurna. Jarum jam sudah berputar menuju angka 7. Hari itu musim dingin, matahari datang lebih lambat dibanding pada musim lainnya.

Hiking di Carnavon Gorge, Pengalaman Adventure yang Luar Biasa


Perjalanan melalui jalan lurus, bebas hambatan dan lalu lintas yang sepi, bukan hal yang aneh di Australia. Apalagi di daerah outback tempat tinggal saya. Berjarak lebih dari 900 km dari Brisbane, menuju garis Capricorn, di batas area tropis dan subtropis.

Jauh dari keramaian kota, bukan berarti tidak bisa jalan-jalan. Hanya saja, tujuan wisata kami bukan tempat perbelanjaan atau area wisata yang penuh gemerlap lampu. Melainkan wisata alam dan petualangan.

Langkah Pertama di Benua Merah

Saat pertama kali kami tiba di Australia, kami tiba di Internasional Sydney Airport. Rasanya gimanaaaa gitu saat pertama kali menginjakkan kaki di benua Australia. Berasa mimpi. Meski badan lelah dan lusuh, anak-anak juga kelihatan capek banget setelah menempuh 9 jam perjalanan. Tapi kami excited.

Saat itu bandara dipenuhi pengunjung. Kami datang di bulan Januari, saat orang-orang mengakhiri liburan musim panas mereka. Banyak orang traveling dari luar negeri. Dan Australia sebagai negara multikultural terlihat sekali, dari beragamnya suku bangsa yang ada di bandara saat itu.

Test Pack (by Ninit Yunita)

Test pack which was written by Ninit Yunita is a novel about a young family who has a classic problem in their marriage. The happy married couple who has built the family with love and respect then finally be far apart. It is a romance fiction, beautifully executed and has become an easy reading story with a good deal of life values. Simply written and acceptable by young or mature married couples, and also unmarried ones.

This is one of my favorite novels that settled in Indonesia, and written by a young Indonesian novelist in 2005. The success story of this novel has brought it to be adapted as a movie, which has the same title, Test Pack in 2012.

Sayembara Mencari Cinta (by Deasylawati)

 


Terus terang sebelum membaca buku ini, saya sempat berniat membuat sebuah tulisan dengan ide yang mirip. Nggak persis sama isinya, tapi judulnya miriiiiip banget. Ya, tapi baru sebatas ide di kepala. Belum sempat saya realisasikan dalam tulisan satu paragraf pun. Judulnya keduluan, dooong? 😀 Ya, nggak lah. Setelah saya baca isinya, ternyata jauh beda dengan ide saya.

Bedanya lagi, Deasylawati udah menuliskannya dalam bentuk buku, saya belum sama sekali. Heuheu.

Rumah Singgah Pertama di Emerald

 


Saya masih ingat baunya saat pertama kali masuk ke tempat itu. Tiap rumah/kamar punya bau khas, bukan? Entah dari furniturnya, pengharum ruangannya, lantainya atau spreinya. Luas ruangan itu hanya kira-kira 35-40 meter persegi. Ada satu ruangan saja yang terpisah, yaitu kamar mandi. Selebihnya merupakan satu kamar besar serupa studio, tanpa sekat.

Di sepertiga tengah ruangan terdapat satu buah tempat tidur besar ukuran queen. Ada rel gorden sepeti rumah sakit di atas tempat tidur yang bisa menutupi seluruh area tempat tidur utama itu. Dua bed side tables di kanan kirinya dihiasi lapu tidur sederhana dan sebuah electrical alarm clock.

Perjalanan Panjang

bersama para sepupu sebelum meninggalkan tanah air
Tahun 2011...

Kami meninggalkan kota tempat tinggal kami selama 3 tahun terakhir. Sejak 2008, saya dan anak-anak pindah ke kota ini, Tabalong di provinsi Kalimantan Selatan, untuk menyusul suami yang ditugaskan di sana. Rencana yang kami susun untuk tinggal paling lama 6-7 tahun di sana sampai Naufal lulus SD, ternyata berubah. 

Qadarullah, Allah menuntun kami untuk kembali menjelajah buminya. Di akhir tahun 2011 inilah kami pindahan. Transit sebentar ke Bandung untuk persiapan lokasi dan sebagainya, untuk kemudian pindah selengkapnya di awal tahun 2012.