“Hanya dua hal yang bisa membuat seorang pelaut tangguh berhenti bekerja di tempat yang dia sukai, lantas memutuskan pergi naik kapal apapun yang bisa membawanya sejauh mungkin ke ujung dunia. Satu karena kebencian yang amat besar, satu lagi karena rasa cinta yang sangat dalam.”
Itu kata Kapten Phillips sejenak setelah melihat pemuda pendiam itu begitu keras hati ini menjadi salah satu kelasi kapalnya.
Ada jawaban yang diberikan oleh Gurutta Ahmad Karaeng, sang mualim asal Makassar yang paling dihormati di dalam kapal itu, terhadap pertanyaan-pertanyaan para penumpang yang dalam cerita ini mengambil bagian yang hampir sama besar. Ambo Uleng, Daeng Andipati, Bonda Upe, Mbah Kakung dtigaan pertanyaannya sendiri.